Jakarta (ANTARA) – Avifi Arka, pakar hipnoterapi dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Olah Pikir (LOA) Indonesia, menyatakan bahwa hipnoterapi bisa dijadikan metode untuk menjaga kesehatan mental, terutama di tengah tingginya angka bunuh diri di Indonesia.
Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Avifi Arka—yang berasal dari lembaga hipnosis terakreditasi—menekankan pentingnya “hipnoterapi dan hypno parenting” sebagai usaha konkret menjaga kesehatan mental anak dan remaja .
“Ini bukan lagi sekadar angka. Ini krisis nyata. Apalagi di lingkungan pendidikan Indonesia heboh dengan adanya ratusan anak SMP di Bali yang belum bisa membaca. Itu bukan hanya masalah akademik … tapi juga indikasi tekanan psikologis yang tidak kecil,” kata Avifi .
Avifi juga menyoroti “darurat kesehatan mental” yang sedang terjadi, terutama di Bali—yang memiliki angka bunuh diri tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Pusiknas Polri, sepanjang 2023 tercatat 135 kasus bunuh diri (3,07 per 100.000 penduduk), 95 kasus di 2024, dan 31 kasus hanya dalam tiga bulan pertama 2025 .
Secara nasional, jumlah kematian akibat bunuh diri naik dari 826 kasus pada 2022 menjadi 1.350 kasus pada 2023 .
Selain itu, Avifi menyebut bahwa para ahli farmasi rentan mengalami burnout akibat tekanan pekerjaan tinggi, sehingga hipnoterapi bisa membantu meredakan stres dan memulihkan fokus serta motivasi kerja .
Ia menjelaskan bahwa hipnoterapi menggunakan kondisi hipnosis untuk membantu individu menghadapi gejala atau kondisi psikologis, emosional, maupun fisik. Di Indonesia, praktik hipnoterapi telah diakui dan dibina oleh Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional.
Sumber: ANTARA News, Sabtu, 28 Juni 2025 19:39 WIB




